Cita cita dan ekspektasi

 "Cita-cita dan ekspektasi"
Secara tulisan, jelas berbeda.
Secara arti pun berbeda namun berkaitan & berhubungan. Cita cita itu berawal dari sebuah mimpi, dan karena kita memiliki begitu banyak mimpi. Kita jadi sulit untuk menentukan mana sebenarnya mimpi saya. Mana yang akan saya perjuangkan.  Namun ada saat dimana kita begitu yakin dan percaya bahwa itulah yang saya inginkan, saya perjuangkan. Maka jadilah mimpi itu menjadi sebuah cita cita.

Lalu untuk mimpi dan ekspektasi. Mimpi itu berawal dari sebuah hayalan, angan-angan, impian dan harapan yang akan kita buat. Setelanya baru akan kita pikirkan, yang hanya sebuah khayalan atau ekspektasi saja, akan menjadi sebuah mimpi yang akan kita perjuangkan yaitu cita-cita. Ya lebih tepatnya seperti ini;

Ekspektasi -> mimpi -> cita cita.

Namun jika dilihat  dengan kacamata sekarang cita cita dan ekspektasi jelas berbeda. Disini cita cita lebih dimaksudkan kedalam hal yang positif, berarti, dan terlihat nyata sedangkan ekspektasi itu tidak. Karena kita hanya berpikir dan beranggapan bahwa ekspektasi hanyalah sebuah harapan atau angan angan saja yang tidak mungkin akan terwujud.

Kebanyakan ekspektasi suka dibilang
"Dasar bocah halu lu!"

Kebanyakan cita cita dibilang
"Gimana sih gajelas bgt idup lo?!"

Serba salah emang!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Corona Berbahagia